Sepanjang Sejarah Belum Ada Aparat Pajak Telat Lapor SPT

Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) mengharuskan para pegawainya untuk menyerahkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan lebih dulu dibandingkan wajib pajak lainnya. Untuk wajib pajak diharuskan menyerahkan SPT ini maksimal pada akhir Maret 2012, sementara para aparat pajak diharuskan menyerahkan SPT paling lambat akhir Februari.

“Paling lambat akhir Februari,” ujar Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Humas Dedi Rudaedi kepada detikFinance, Minggu (22/1/2012).

Menurut Dedi, berdasarkan sejarah, belum pernah ada aparat pajak yang telat menyampaikan SPT PPh mereka.

“Berdasarkan pengalaman, seluruh pegawai pajak taat menyamaikan SPT-nya,” tegasnya.

Sebelumnya, Ditjen Pajak telah mengingatkan semua pejabat dan pegawai negeri sipil (PNS) untuk memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP) dan mengisi surat pemberitahuan (SPT) pajak penghasilan dengan benar, lengkap, dan tepat waktu. Kalau tidak, ada hukuman disiplin yang menanti.

“Dalam surat edaran tersebut juga dinyatakan bagi Pejabat atau PNS yang tidak menaati peraturan perundang-undangan perpajakan agar dijatuhi hukuman disiplin sesuai dengan peraturan perundang-undangan mengenai disiplin PNS,” tegas Dedi.

Karena itu Ditjen Pajak mengimbau seluruh pejabat dan PNS segera mempersiapkan data pendukung pengisian SPT Tahunan Pajak Penghasilan Tahun Pajak 2011, terutama bukti potong pajak penghasilan yang dikeluarkan Bendahara. Para Bendahara di satuan-satuan kerja juga segera memberikan bukti potong pajak penghasilan Pejabat atau PNS di lingkungan satuan kerjanya.

Sementara untuk wajib pajak lain, diharuskan menyerahkan SPT PPh paling lambat 31 Maret 2012. Jika terlambat, maka wajib pajak tersebut akan dikenakan denda sebesar Rp 100 ribu.

Sepanjang Sejarah Belum Ada Aparat Pajak Telat Lapor SPT.

Sumber: detik

Pos ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s