In House Training Tentang Industri Rokok

Pada hari Kamis, tanggal 26 januari 2012, KPP Pratama Pasuruan mengadakan In House Training yang mengangkat tema Pemeriksaan Wajib Pajak Rokok dengan nara sumber Widhi Adananto, seorang penyidik pajak dari Kantor Wilayah Jawa Timur III, Malang.

Acara tersebut dibuka oleh Kepala KPP Pratama Pasuruan, Juntoro, pada pukul 09.30. Kepala kantor dalam sambutannya menyebutkan betapa vital sektor industri pengolahan, yang salah satunya didominasi oleh rokok, dalam menunjang penerimaan KPP Pratama Pasuruan. Data pada Modul Penerimaan Negara terakhir menunjukkan KPP Pratama Pasuruan berhasil mencapai 118% dari target yang dibebankan. Dari jumlah tersebut sekitar 68% disumbangkan oleh sektor industri pengolahan.

Pembukaan oleh Kepala Kantor

Pembukaan oleh Kepala Kantor

Mengingat pentingnya topik yang akan disampaikan, walaupun materi yang disampaikan adalah tentang audit yang notabene merupakan konsumsi para fungsional pemeriksa pajak, tetapi dalam acara tersebut semua Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi, Kepala Seksi Pemeriksaan, Kepala Seksi Ekstentifikasi Perpajakan, dan seluruh Account Representative juga diwajibkan untuk hadir.

Penyampaian materi oleh narasumber

Penyampaian materi oleh narasumber

Dalam acara tersebut narasumber menguraikan beberapa hal tentang industri rokok, diantaranya :

  1. Kegiatan pembelian bahan baku
  2. Kegiatan pengelolaan persediaan bahan baku
  3. Kegiatan produksi
  4. Kegiatan penjualan
  5. Kegiatan pemasaran.

Beberapa peserta In House Training tampak antusias membahas beberapa permasalahan terkait aspek perpajakan industri rokok yang terjadi di KPP Pratama Pasuruan.

Acara tersebut dibagi dalam dua sesi, sesi pertama dari pukul 09.30 sampai 11.30, setelah itu istirahat untuk sholat Dhuhur dan makan siang. Acara dilanjutkan dengan sesi dua mulai pukul 13.00, dan setelah melewati beberapa kali diskusi, in house training tersebut ditutup oleh moderator, Paryanta, pada pukul 14.55.

Penutupan oleh moderator

Penutupan oleh moderator

Sebelum penutupan, Widhi Adananto mengungkapkan rasa terima kasihnya karena telah diberi kesempatan untuk berbagi ilmu di KPP Pratama Pasuruan. Beliau berharap agar diskusi tidak terhenti sebatas acara In House Training saja, tetapi bisa tetap diteruskan dalam pekerjaan sehari-hari dalam upaya mengoptimalkan penerimaan negara, utamanya dari industri rokok.

Pos ini dipublikasikan di Kegiatan dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s