Kewajiban Melampirkan Daftar Rincian Pada SPT Masa PPN PKP Kendaraan Bermotor

Pada tanggal 5 Juli 2013 Direktur Jenderal Pajak mengeluarkan Surat Edaran No SE-31/PJ/2013 tentang Pelaporan Pemungutan PPN dan PPnBM atas Penyerahan Kendaraan Bermotor. Surat Edaran ini menegaskan kembali pelaksanaan KEP-199/PJ./2000 tentang Pelaporan Pemungutan PPN dan PPnBM atas Penyerahan Kendaraan Bermotor dan PER-11/PJ/2013 yang mengatur tentang Bentuk, Isi, dan Tata Cara Pengisian serta Penyampaian Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai (SPT Masa PPN).

Ketentuan pada Kep-199/PJ./2000 dan PER-11/PJ/2013 menyebutkan bahwa Setiap Pengusaha Kena Pajak dalam rantai distribusi kendaraan bermotor (kecuali kendaraan bermotor bekas), yaitu Importir, ATPM, Industri Perakitan, Distributor, Dealer, Sub-Dealer dan Showroom wajib membuat perincian data atas penyerahan kendaraan bermotor. Rincian ini dibuat dalam bentuk hardcopy serta softcopy (format excel) dan wajib dilampirkan pada SPT Masa PPN.

Pasal 2 Kep-199/PJ./2000 juga menyebutkan apabila SPT Masa PPN Importir, ATPM, Industri Perakitan, Distributor, Dealer, Sub-Dealer dan Showroom kendaraan bermotor tidak dilampiri daftar rincian maka SPT Masa PPN tersebut dikategorikan sebagai SPT tidak lengkap dan dikenakan sanksi administrasi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan perpajakan yang berlaku.

daftar rincian penyerahan kendaraan bermotor

daftar rincian dan petunjuk pengisian

daftar rincian dan petunjuk pengisian

Daftar Rincian Kendaraan Bermotor dalam format excel bisa didownload di sini.

Pos ini dipublikasikan di Belajar Pajak dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s